Jadwal Pertandingan 16 Besar Piala Indonesia 2010
Jumat 7 Mei 2010
Arema VS Pelita Jaya (Live 15.00)
Persela VS Persidafon (Delay 24.30)
Sabtu 8 Mei 2010
Sriwijaya FC VS Persisam (Live 15.00)
Persija VS PSMP (Delay 22.00)
Minggu 9 Mei 2010
Persib VS Bontang FC (Live 15.00)
Persebaya VS Persibo (Delay 22.00)
Senin 10 Mei 2010
Persisam VS Persija (Live 15.00)
PSMP VS SFC (Delay 24.00)
Selasa 11 Mei 2010
Persibo VS Persib (Live 15.00)
BFC VS Persebaya (Delay)
Rabu 12 mei 2010
SFC VS Persija (Live 15.00)
PSMP VS Persisam (Delay 22.00)
Kamis 13 Mei 2010
Persibo VS BFC (Live 15.00)
Persebaya VS Persib (Live 20.00)
Lawan Persijap Tanpa Maman

LAMONGAN, TRIBUN - Persib dipastikan akan kehilangan Maman Abdurahman pada laga menentukan melawan Persijap Jepara, Sabtu (10/4). Maman harus absen di kandang Persijap akibat hukuman akumulasi kartu. Libero Persib ini mendapat kartu kuning kedua saat Persib ditekuk Persela Lamongan 0-1, Minggu (4/4) malam.
Pemain bernomor punggung 5 ini diganjar kartu kuning oleh wasit Najamudin di menit akhir babak pertama setelah melanggar striker Persela, Franco Hita. Pelanggaran tersebut semestinya tidak dilakukan Maman karena aksi Hita tidak membahayakan gawang dan masih jauh dari area kotak penalti Persib. Pelanggaran keras tersebut sempat memancing emosi pemain lawan.
Kartu kuning di kandang Persela merupakan kartu kuning keempat yang diterima Maman musim ini. Kartu kuning pertama dikantongi Maman saat Persib mengalahkan Pelita 2-1 pada 21 November 2009. Kartu kuning kedua diterima Maman saat Persib menahan imbang tuan rumah Sriwijaya FC 1-1 pada 12 Desember lalu. Waktu itu Maman melakukan protes terhadap keputusan wasit yang dinilai merugikan Persib.
Kartu kuning ketiga diterima libero Persib ini saat Persib dikalahkan Persisam 2-1 pada 19 Januari. Saat itu Maman melakukan takling terhadap winger Persisam, Supriyadi.
Beberapa pemain Persib saat ini sudah mengantongi satu kartu kuning sehingga kartu kuning selanjutnya akan membuat pemain-pemain tersebut jadi penonton saat tim Maung Bandung berlaga. Pemain Persib yang sudah mengantongi satu kartu kuning adalah Hariono, Cucu Hidayat, Satoshi Otomo, Airlangga Sucipto, dan Gilang Angga
Source: Tribun Jabar
Hilton Istirahat Enam Bulan

Striker Persib Hilton Moreira harus istirahat selama enam bulan setelah menjalani operasi ligamen lutut kanan di salah satu rumah sakit di Sao Paulo Brasil. Tim dokter mengoperasi Hilton pada Kamis (1/4). Dihubungi "PR" melalui saluran telefon internasional, Minggu (4/4) malam, Hilton mengatakan untuk mengetahui kondisi lebih jauh cederanya dilakukan pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) ulang di Sao Paulo, sebagai pembanding yang sudah dilakukan di Bandung.
"Hasil MRI di sini, ada tiga bagian yang robek. Kalau hasil MRI di Bandung ada dua yang robeknya. Saya sudah menjalani operasi. Kata dokter, kalau ingin cepat sembuh harus dioperasi," ujar Hilton.
Ia mengatakan bahwa dia saat ini belum bisa berjalan normal. Kaki kanan yang cedera belum bisa ditekuk. Dokter meminta dia untuk istirahat selama enam bulan, dan nanti bisa bermain sepak bola lagi. "Ini risiko seorang pemain sepak bola," ujarnya. Kendati begitu, Hilton mengaku tidak pernah ketinggalan soal berita Persib. Ia tiap hari membuka internet melihat perkembangan Persib saat ini. "Salam ya buat bobotoh," ujarnya.
Minim pemain
Persib terancam kehabisan amunisi di lini depan pada laga lawan Persijap Jepara, Sabtu (10/4). Setelah Hilton Moreira dan Budi Sudarsno cedera, kini Airlangga Sucipto mengeluhkan sakit di kaki kirinya setelah melawan Persela, Minggu (4/4).
Sakitnya kaki pemain bernomor punggung sembilan itu terlihat ketika rombongan tiba di mes Persib, Senin (5/4). Ronggo, sapaan Airlangga, tampak berjalan tertatih-tatih ketika memasuki kamar mes. "Kaki kiri bagian belakang saya masih kerasa sakit. Saya belum tahu hasil pemeriksaan dokter bagaimana" katanya.
Cedera yang dialami Ronggo serasa bergantian dengan cedera kaki kanan setelah melawan Persija, Kamis (25/3) lalu. Selama tiga hari dia memulihkan kondisi ankle kanannya melalui pemantauan dokter tim, dr. Rafi Ghani. Namun dia merasa siap tampil saat melawan Persela, sehingga Jaya pun memercayakan posisi penyerang kepadanya kembali karena Budi Sudarsono sama sekali tidak menampakkan batang hidungnya di Lamongan.
Menurut Ronggo, kondisi kaki kirinya akan diperiksa dr. Ghani, Selasa (6/4) ini. Selanjutnya dia akan mengikuti latihan rutin Persib untuk menghadapi Persijap nanti di Stadion Siliwangi. "Saya sendiri tidak mau kecolongan seperti di Persela kemarin. Pertandingan lawan Persijap dan sisa laga berikutnya harus lebih baik lagi. Saya akui pertandingan melawan Persela itu berlangsung keras. Akan tetapi enggak diimbangi dengan ketegasan wasit di lapangan," katanya.
Airlangga pun berharap agar sakit yang mendera kaki kirinya kini dapat segera sembuh. Selain fokus pada sisa pertandingan Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010, ia dan tim harus mengalihkan konsentrasi sejenak kepada perebutan Piala Indonesia 2010 yang akan berlangsung pada 14-23 April itu. Ia bertekad ingin menyapu bersih kemenangan.
Sementara itu, Budi Sudarsono belum diketahui perkembangan terakhirnya. Budi yang dikabarkan berada di Bandung sejak Rabu (31/3) belum menampakkan dirinya. Budi pun absen dalam penampilan Persib-Persela. Budi tidak ikut serta dalam rombongan tim saat itu.
Budi absen di Lamongan karena kondisi luka bekas bedah minor abses di kakinya belum sembuh total. Bekas luka yang semestinya pulih selama lima hari setelah operasi, ternyata meleset dari perkiraan.
Tindakan indisipliner Budi yang kerap menggaruk bekas operasinya dan melanggar waktu minum obat, menghambat proses menutupnya luka bekas operasi. Perilaku Budi tersebut membuat berang kalangan pelatih. Asisten Pelatih Yusuf Bachtiar mengungkapkan hal itu di Lamongan. Menurut dia, Budi telah mengecewakan pelatih karena tidak hadir ketika latihan ataupun di Lamongan. "Meskipun dia masih merasakan sakit di kakinya, tetapi setidaknya datang dulu. Persoalan main atau dimainkan itu bukan kewenangannya," ucapnya.
Sementara itu, Jaya Hartono tetap akan memaksakan peranan Atep dan Satoshi Otomo untuk menambal posisi stiker tersebut. Kedua pemain tersebut dinilai memiliki naluri penyerangan yang menonjol.
Saat ini, Persib hanya bertumpu pada eksistensi Gonzales. Mantan pemain Persik Kediri itu diharapkan memiliki stamina yang kuat dan tidak mengalami cedera di bagian apa pun
Source: Pikiran Rakyat
Gonzales Korban Rasisme Facebooker

STD. SILIWANGI,(GM)-
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Dade Achmad mengatakan, Polri siap menerima laporan atas diperkarakannya Erza Rahmawan (ER) yang melakukan tindakan rasialis terhadap striker Persib Bandung, Cristian Gonzales melalui akun jejaring Facebook.
Selebrasi sujud syukur yang selalu dilakukan Cristian Gonzales setiap kali mencetak gol, termasuk dua golnya ke gawang Persija Jakarta, Kamis (25/3) lalu, mendapat cacian ER yang berbau SARA.
"Postingan tersebut sangat kasar, berbau SARA. Postingan itu muncul usai laga Persib melawan Persija," kata Adi Wirahadi, kamerawan Bandung TV yang sudah membaca cacian ER tersebut.
Karena sangat tidak pantas, postingan ER tersebut langsung mendapatkan reaksi dari Facebooker lainnya. Hal itu ditunjukkan dengan munculnya akun "Gerakan 1.000.000 Facebooker Perkarakan Erza Rahmawan". Hingga semalam, sudah lebih dari 50.000 Facebooker yang menjadi anggotanya.
"Silakan dilaporkan, artinya melalui saluran hukum. Tapi tentunya pihak Polri nanti akan mengumpulkan dan mencari bukti-bukti apa itu ada unsur pidananya tidak. Yang jelas kami akan lebih teliti lagi. Tapi kalau bisa, silakan dibicarakan, dimusyawarahkan antara kedua belah pihak," papar Dade melalui SMS-nya.
Bicara langsung
Ketika masalah ini dikonfirmasikan, Gonzales mengaku sudah mengetahuinya. Hanya saja, ia tidak mau menanggapinya secara serius, apalagi berniat memperkarakan orang yang melakukannya.
"Kalau mau mengkritik, kenapa tidak langsung bicara dengan saya. Itu lebih baik. Tapi kalau lewat Facebook, saya tak mau peduli," kata Gonzales usai menjalani sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (30/3).
Striker yang sudah mengoleksi 15 gol pada musim ini merasa yakin, komentar bernada SARA itu tidak akan mengganggu konsentrasi dan performanya di lapangan. Karena itu, ia tidak berniat untuk memperkarakan pelakunya kepada pihak kepolisian.
"Istri saya tadinya mau melaporkan hal ini ke polisi. Tapi setelah berpikir lagi, kita sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan ini," tambah Gonzales. (B.82/B.109)
Source : klik-galamedia.com