Viking Alengka: February 2010

VIKING - ALENGKA

pay per click beneran tah teu ngabobodo

Markus Disambut Kosin Dilepas

Posted by byzantium Rooter on Friday, February 19, 2010 , under | comments (0)



LENGKONG BESAR,(GM)-
Kendati masih akan memainkan laga pamungkasnya pada saat menjamu Persisam Putra Samarinda di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (20/2), manajemen Persib Bandung sudah mengadakan acara perpisahan buat penjaga gawang asal Thailand, Sintaveechai "Kosin" Hathairattanakool.

Acara perpisahan, sekaligus menyambut kedatangan kiper pengganti, Markus Horison Rihihina diadakan di salah satu kafe di Jln. Lengkong Besar Bandung, Kamis (18/2).

Acara pelepasan Kosin dilakukan lebih awal karena usai memainkan laga terakhirnya, keesokan harinya, Kosin dijadwalkan sudah harus terbang ke Thailand. Acara pisah-sambut tersebut dihadiri langsung Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), yang juga Manajer Persib, H. Umuh Muchtar, beberapa jajaran direksi dan komisaris, seluruh pemain, pelatih dan ofisial tim serta beberapa tamu undangan. Dalam sambutannya, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar, pelatih Jaya Hartono dan perwakilan pemain mengaku merasa sangat kehilangan Kosin.

"Saya dan semua orang merasa sedih atas kepergian Kosin. Kita semua merasa kehilangan Kosin. Mudah-mudahan, tahun depan Kosin bisa kembali ke Persib. Untuk putaran kedua nanti, tugas Kosin akan dilanjutkan Markus yang sudah resmi bergabung," kata Umuh, dalam sambutannya.

Umuh mengatakan, sebagai bentuk penghormatan, Kosin dipastikan bakal diturunkan pada laga pamungkasnya melawan Persisam Putra, Sabtu (20/2). "Ini pertandingan perpisahan Kosin. Meski sudah ada Markus, Kosin yang akan main dalam pertandingan ini," kata Umuh.

Rasa kehilangan juga diungkapkan Jaya. "Kami semua merasa sangat kehilangan Kosin. Ini untuk yang kedua kalinya kami harus merasa kehilangan setelah kemarin (bulan lalu, red), Suchao (Nuchnum) juga meninggalkan kita kembali ke negaranya," kata Jaya.

Dalam kesempatan itu, Jaya menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kosin dan juga Suchao yang telah memberikan kontribusi positifnya selama berkostum Persib. "Saya berharap, kelak Kosin bisa kembali ke Indonesia," katanya.

Kembali untuk Persib

Bukan hanya Umuh dan Jaya, Kosin sendiri punya harapan besar untuk bisa kembali ke Persib. "Kalau ada kesempatan, tahun depan saya berharap bisa kembali. Saya akan kembali ke Indonesia hanya untuk Persib," kata Kosin.

Mengenai laga pamungkasnya, Kosin memastikan, pertandingan melawan Persisam Putra merupakan momentum penting dalam karier sepak bolanya. "Ini pertandingan besar yang sangat penting buat saya. Karena itu, saya berjanji akan tampil maksimal," katanya.


source : GM

Sejak Bocah Mengenal Persib

Posted by byzantium Rooter on , under | comments (0)




TERLIBAT langsung mengurusi Persib Bandung memang baru dilakukan Kuswara S. Taryono, S.H., M.H. setahun belakangan ini. Namun salah seorang komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) ini mengaku sudah mengenal Persib sejak bocah.

"Kalau terlibat langsung mengurus Persib memang baru sekarang. Tapi saya sudah mengenal Persib sejak lama. Meski masa kecil saya dihabiskan di Cirebon, tapi saya sudah tahu dan mengenal Persib sejak kanak-kanak," kata Kuswara ketika berbincang dengan "GM", usai acara pisah sambut Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool dan penyambutan Markus Horison Rihihina di salah satu kafe di Jln. Lengkong Besar Bandung, Kamis (18/2).

Setelah aktif mengurus Persib, terlebih setelah era pengelolaan secara profesional, Kuswara punya cita-cita menyinergiskan seluruh unsur yang terlibat di Persib. Menurutnya, sinergisme semua unsur sangat diperlukan untuk memajukan Persib.

"Dalam pengelolaan Persib secara profesional, sinergisme semua unsur sangat diperlukan. Karena itu, manajemen klub, manajemen tim, pelatih, ofisial tim, pemain, bobotoh, bahkan media massa harus sinergis dalam pengelolaan Persib," kata Kuswara yang sehari-hari berprofesi sebagai pengacara dan konsultan hukum ini.

Kuswara juga sangat terkesan dengan militansi bobotoh. Yang membuatnya lebih terkesan lagi ketika bobotoh bisa bergandengan tangan dengan bonek pada saat berkunjung ke Surabaya. "Rasanya sulit menemukan ada kelompok bobotoh yang disambut luar biasa oleh kelompok suporter tuan rumah. Itu terjadi saat bobotoh kedatangannya disambut bonek. Itu sangat mengesankan," katanya.


source : GM

Mereka Punya Kesamaan

Posted by byzantium Rooter on , under | comments (0)




USAI menghadapi Persisam Putra Samarinda di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (20/2), Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool dipastikan bakal meninggalkan Persib Bandung untuk kembali ke klub yang meminjamkannya, Chonburi FC. Sebagai penggantinya, Persib sudah mendatangkan Markus Horison Rihihina.

Karakter kedua kiper ini pasti berbeda. Tapi, tahukah Anda kalau Kosin dan Markus punya banyak kesamaan?

Kesamaan pertama yang mudah terdeteksi adalah Kosin dan Markus saat ini sama-sama merupakan penjaga gawang utama tim nasional negaranya masing-masing. Kosin memiliki caps (jumlah pertandingan internasional, red) 50, sedangkan Markus 20.

Di luar itu, baik Kosin maupun Markus sama-sama pernah mengganti namanya. Kosin mengganti nama menjadi Sinthaveechai atas saran ibunya, sedangkan Markus Horison Rihihina menjadi Markus Haris Maulana karena menjadi mualaf.

Kesamaan lain antara kedua kiper ini adalah sama-sama dilahirkan pada bulan Maret. Kosin lahir pada 23 Maret 1982, sedangkan Markus pada 14 Maret 1981. Soal nomor punggung yang dipilih di Persib, angka yang menjadi pilihan Kosin dan Markus juga sama, yaitu 1 dan 8. Kosin memilih pakai nomor punggung 18, sedangkan Markus membalikkannya menjadi 81. "Itu nomor pilihan saya. Angka 81 adalah tahun kelahiran saya," kata Markus.


source : GM

Daop 2 Siapkan 5 Gerbong Demi Bobotoh

Posted by byzantium Rooter on Saturday, February 13, 2010 , under | comments (0)




TUDINGAN miring terhadap suporter sepak bola makin kentara dengan ulah Bonek beberapa waktu lalu. Kekhawatiran akan citra buruk terhadap bobotoh seperti yang dilayangkan pada bonek harus dihilangkan.

Sebagai bentuk kepedulian menjaga citra bobotoh, PT Kereta Api Indonesia Daerah Opersional (Daop) II Bandung, rela membantu kebutuhan bobotoh akan transportasi khusus menuju Surbaya.

Daop II langsung berkoordinasi dengan organisasi bobotoh, Viking Persib Fans Club dalam penyediaan lima gerbong khusus bagi bobotoh yang akan menyaksikan Persib saat dijamu Persebaya, Minggu (14/2).

Demi bobotoh, lima gerbong KA Pasundan pun disediakan Daop II yang akan berangkat , Sabtu (13/2) pukul 06.15 WIB.

Walaupun berangkatnya menggunakan rangkaian kereta reguler bersama penumpang umum, namun bobotoh ditempatkan di gerbong khusus. "Kita sudah koordinasi dengan pihak Viking, sehingga kita siapkan 5 gerbong untuk mengangkut bobotoh. KA Pasundan ini berangkat dengan 10 gerbong penumpang. Jadi 5 Gerbong untuk bobotoh dan 5 gerbong lainnya untuk penumpang umum," jelas Humas Daop 2 Bandung, Bambang S. Prayitno kepada "GM", Jumat (12/2).

Pembatalan menggunakan KLB menyangkut keamanan. "Hal itu berdasarkan pertimbangan keamanan. Karena kalau menggunakan KA luar biasa terlalu riskan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bambang pun mengungkapkan, dengan adanya kesepakatan ini, pihaknya berharap para bobotoh dapat bersikap tertib. Sehingga hal itu bisa memberikan kepercayaan tersendiri bagi PT KA ke depannya.

"Buktikan kalau bobotoh khususnya Viking itu tertib, sehingga kita bisa memberikan kepercayaan untuk bisa membantu ke depannya," jelasnya.

Disinggung mengenai kerugian PT KA Daop 2 Bandung pada saat pertandingan Persib vs Persebaya beberapa waktu lalu, Bambang mengungkapkan, kerugian tersebut sudah diganti. Pihak Wali Kota Surabaya sudah mengganti biaya transportasi para bonek sebesar Rp 105 juta.

"Kerugian PT KA Daop 2 Bandung sendiri untuk biaya transportasi para bonek itu sudah diganti pihak Wali Kota Surabaya tadi pagi. Kita berharap kejadian seperti itu tidak terulang sehingga akan merugikan semua pihak," katanya.

klik-galamedia.com

2.500 Tiket Gratis buat ”Bobotoh”

Posted by byzantium Rooter on , under | comments (0)




SURABAYA,(GM)-
Salah satu bentuk balas budi, Yayasan Suporter Surabaya (YSS) akan memberikan 2.500 tiket gratis kepada bobotoh yang akan menyaksikan secara langsung pertandingan Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Minggu (14/2).

Pihak YSS juga akan menjemput bobotoh di Stasiun Gubeng Surabaya. Selain itu, YSS juga berencana menyediakan makan dan minum di Sekretariat YSS, Jln. Simpang Dukuh Surabaya.

"Di stadion, bobotoh akan ditempatkan di tribun samping VIP. Mereka dipersilakan berada di sana. Jumlahnya cukup untuk 2.500 penonton. Itu gratis kita siapkan untuk mereka," kata Ketua YSS, Wastomi Suhari di Surabaya, Jumat (12/2).

Rencananya, setelah bobotoh tiba di Surabaya akan dibawa langsung menuju Sekretariat YSS dengan menggunakan truk. "Para bobotoh dipersilakan beristirahat dan mandi di Sekretariat YSS. Di sana juga kami sediakan makanan dan minuman bagi para bobotoh," tegas Wastomi.

Untuk menuju stadion, YSS juga kembali akan menyediakan angkutan bagi para bobotoh. "Kita akan menyervis bobotoh selama berada di Surabaya," janjinya.

Menurut Wastomi, hal yang dilakukan YSS kepada para bobotoh merupakan bentuk balas budi para bonek di Bandung, beberapa waktu lalu. Para bonek telah diperlakukan dengan sangat baik oleh bobotoh.

Bahkan menurutnya, hal yang akan dilakukan YSS kepada bobotoh belum sebanding dengan apa yang telah dilakukan bobotoh kepada bonek di Bandung.

"Itu belum seberapa dibandingkan perlakuan bobotoh kepada kami. Kami sangat berterima kasih bisa dilayani dengan baik. Tiket gratis, makanan, dan minuman belum cukup untuk membayar kebaikan mereka kepada kami," tuturnya.

Wastomi mengatakan, usai pertandingan, para bobotoh pun akan kembali dilayani YSS. Para bobotoh kembali akan dikumpulkan di Sekretariat YSS hingga menunggu keberangkatan kereta api yang akan mengangkut mereka kembali ke Bandung.

"Dari datang hingga kembali lagi ke Bandung, kita akan berusaha memberikan yang terbaik untuk bobotoh," ujar Wastomi.

klik-galamedia.com

Cedera, Peluang Hilton Tipis

Posted by byzantium Rooter on , under | comments (0)




SURABAYA,(GM)-
Peluang striker Persib Bandung, Hilton Moreira untuk berlaga pada pertandingan melawan Persebaya di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, Minggu (14/2) besok semakin tipis. Hingga kemarin, cedera pergelangan kaki kanan pemain asal Brasil ini masih belum sembuh.

Pada latihan Jumat (12/2) pagi kemarin, Hilton masih belum bergabung bersama rekan-rekannya yang lain. Hilton hanya melakukan joging mengelilingi Lapangan Sepak Bola Bumi Moro Akademi Angkatan Laut Surabaya.

"Engkel saya memang masih bengkak. Tetapi sudah mulai mengempis dibanding sehari sebelumnya," ujarnya di pinggir lapangan.

Karena engkel kanannya bengkak, Hilton mengaku tidak bisa menendang bola, bahkan untuk berlari pun masih terasa sakit. "Ini cedera baru dan bukan seperti sebelum-sebelumnya," ujarnya.

Untuk mempercepat proses penyembuhan, Hilton mengonsumsi obat dan disuntik Voltaren. "Mungkin baru besok keputusannya. Kalau besok membaik, ya saya akan usahakan bermain melawan Persebaya nanti," tutur pengumpul 7 gol bagi Persib ini.

Kemarin, di pinggir lapangan, Hilton tampak masih dirawat salah seorang masseur Persib Bandung, Wara Muharam. Hilton beberapa kali tampak menahan sakit saat diurut Abah Wara, sapaan akrab Wara Muharam.

Sebagai alternatif pengganti Hilton, pelatih Jaya Hartono sepertinya akan memasang Budi Sudarsono. Pada sesi latihan kemarin, Budi berada satu tim bersama pemain inti Persib lainnya. Dengan demikian, jika Hilton belum pulih hingga besok, Jaya diperkirakan akan menduetkan Cristian Gonzales dengan Budi.

Sedangkan kondisi pemain lainnya, dipastikan tidak akan mengalami perubahan seperti saat menghadapi Persik Kediri, Selasa (9/2) lalu. Hal itu pun ditegaskan Jaya. "Pemain yang lain siap untuk bermain. Kita tidak ada masalah," katanya.

klik-galamedia.com